Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pusdiklat Kesejahteraan Sosial, Kemensos, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).(Foto: inilah.com/Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan bila kolaborasi lintas sektor diperlukan, untuk memperjuangkan hak-hak bagi para penyandang disabilitas.
Memang kata dia, saat ini sudah hadir UU Nomor 8 Tahun 2016. Namun, kata dia, peraturan pemerintah untuk melengkapi hal ini masih dalam tahap pembahasan di berbagai kementerian.
“Salah satu yang sekarang kita tunggu adalah Perpres tentang konsesi dan insentif bagi penyandang disabilitas, ini masih belum tuntas di tingkat Kementerian,” ucap Gus Ipul di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).
Ia tahu bila para penyandang disabilitas tentu sedang menanti hal ini. Maka Gus Ipul mengajak agar seluruh pihak memperjuangkan hal ini secara bersama-sama.
“Mudah-mudahan nanti tahun depan bisa didorong sebagai kado, dari pemerintah dari pak presiden kepada para penyandang disabilitas di tahun 2026,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menyebut jika partainya akan terus mendukung agar kaum disabilitas bisa mendapatkan hak-haknya.
Dia menyebut Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina selalu memberi parhatiannya terhadap kaum disabilitas. Prabowo, sebut Hashim, pernah bersumpah akan mengganti UUpenyandang cacat sebagai UU penyandang disabilitas.
“Ini untuk meningkatkan martabat kawan-kawan kita dari dunia disabilitas berjumlah kurang lebih 28 juta jiwa berarti 10 persen, maka Gerindra dari dulu dan Gerindra sekarang dalam kekuasaan semakin bertekad untuk meningkatkan derajat, meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan mutu kehidupan dari kawan-kawan, anggota kita (yang) disabilitas,” tuturnya.











