Banjir di Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Antara/Anggi Luthfi Panggabean)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sebanyak 108.955 warga di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terdampak banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera melakukan penanganan darurat sejak awal kejadian.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan seluruh jajaran telah diperintahkan turun ke lapangan untuk menerima aduan dan mengevakuasi warga.
“Seluruh pihak sudah dikerahkan untuk melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak. Posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum terus didirikan,” ujarnya di Lubuk Pakam, Kamis.
Ia menegaskan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan Puskesmas, diminta membuka layanan penuh bagi warga terdampak.
“Semuanya harus bergerak, berdampak, dan zero korban jiwa. Tidak ada Puskesmas atau layanan kesehatan yang menolak pasien,” tegas Bupati.
BPBD Deli Serdang melaporkan terdapat 96 titik banjir, dengan ketinggian air mulai 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Sebanyak 22 titik di antaranya masuk kategori parah, terutama di Kecamatan Percut Sei Tuan, Sunggal, Hamparan Perak, Patumbak, dan Tanjung Morawa. Kecamatan Sunggal menjadi wilayah dengan dampak terbesar, yaitu 44.012 jiwa.
Kepala BPBD Deli Serdang Mukti Ali Harahap menyampaikan evakuasi masih berlangsung, terutama bagi warga yang belum dapat meninggalkan rumah karena genangan tinggi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian (Kominfostan), Anwar Sadat Siregar, menambahkan Pemkab membuka layanan aduan untuk mempercepat respons.
“Layanan 112 untuk kebutuhan darurat. Ada 60 aduan yang masuk. Selain itu layanan di nomor 082374141678 juga digunakan,” katanya.











