20 Tahun Berlalu, Wasit Ungkap Pengakuan Zidane Usai Tanduk Materazzi

Dua puluh tahun setelah final Piala Dunia 2006, wasit asal Argentina Horacio Elizondo akhirnya mengungkap percakapan yang terjadi dengan Zinedine Zidane sesaat setelah memberikan kartu merah kepada legenda Prancis tersebut.

Final yang digelar di Berlin pada 9 Juli 2006 menjadi salah satu pertandingan paling ikonik dalam sejarah sepak bola. Italia keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti, sementara laga dikenang karena aksi Zidane yang menanduk dada Marco Materazzi pada babak perpanjangan waktu.

Elizondo Tidak Melihat Langsung Insiden

Dalam wawancara dengan harian Italia Gazzetta dello Sport, Elizondo mengaku tidak menyaksikan langsung insiden tersebut.

Ia mengatakan permainan dihentikan setelah melihat Materazzi terjatuh. Saat berlari menuju lokasi kejadian, ia bertanya kepada kedua asisten wasit, namun tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Ketika itu, wasit keempat, Luis Medina Cantalejo, memberi tahu saya bahwa Zidane menanduk Materazzi. Ia mengatakan itu adalah kartu merah,” ujar Elizondo.

Sengaja Berpura-pura Berdiskusi

Elizondo mengungkapkan dirinya sengaja berpura-pura berdiskusi dengan asisten wasit sebelum mengeluarkan kartu merah.

Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan agar penonton di stadion memahami bahwa keputusan itu diambil melalui komunikasi antarpetugas, mengingat sebagian besar orang tidak melihat kejadian yang sebenarnya.

“Saya berbicara seolah-olah dengan asisten wasit agar semua orang memahami bahwa kami sedang mengambil keputusan. Setelah itu saya berbalik dan mengeluarkan kartu merah,” jelasnya.

Zidane Akui Kartu Merah Sudah Tepat

Elizondo mengaku penasaran apakah Zidane akan memprotes keputusan tersebut.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Saat melihat wasit menghampirinya sambil merogoh saku belakang untuk mengambil kartu merah, Zidane langsung melepas ban kaptennya.

Beberapa saat kemudian, mantan playmaker Tim Nasional Prancis itu mendekati Elizondo dan mengatakan bahwa keputusan mengusirnya sudah benar.

“‘Tenang, kartu merah itu memang benar. Tapi apakah Anda tidak melihat atau mendengar apa yang terjadi sebelumnya?’” kenang Elizondo mengutip ucapan Zidane.

Elizondo mengaku sempat bertanya apa yang sebenarnya terjadi sebelum insiden sundulan tersebut. Namun Zidane memilih tidak menjawab dan langsung meninggalkan lapangan.

Final Terakhir dalam Karier Zidane

Insiden tersebut menjadi pertandingan terakhir Zidane sebagai pesepak bola profesional. Hingga kini, momen sundulan kepada Materazzi tetap menjadi salah satu peristiwa paling dikenang dalam sejarah Piala Dunia.

Italia akhirnya memastikan gelar juara dunia keempat setelah menang melalui adu penalti atas Prancis.

Dua dekade berselang, kisah final Piala Dunia 2006 masih menjadi bahan pembicaraan. Pengakuan Elizondo memberikan sudut pandang baru mengenai salah satu keputusan paling kontroversial sekaligus paling bersejarah dalam sepak bola dunia.