Stephen Chow sukses comeback setelah vakum tujuh tahun. Film Kung Fu Soccer meraup Rp1,2 triliun dalam dua hari dan diprediksi tembus Rp5,7 triliun di box office China. (Foto: Variety)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Setelah vakum menyutradarai film selama tujuh tahun, sineas legendaris Hong Kong Stephen Chow akhirnya kembali ke layar lebar lewat Kung Fu Soccer.
Film terbaru yang menjadi sekuel spiritual Shaolin Soccer itu langsung mencetak pembukaan impresif dengan pendapatan sekitar 74 juta dolar AS atau sekitar Rp1,2 triliun hanya dalam dua hari penayangan di China.
Berdasarkan laporan The Hollywood Reporter, Senin (13/7/2026), pada hari pertama penayangannya saja, Kung Fu Soccer mengumpulkan sekitar 38,3 juta dolar AS. Film tersebut juga memperoleh skor 9,4 dari 10 dari pengguna platform tiket Maoyan, salah satu layanan penjualan tiket bioskop terbesar di China.
Dengan capaian tersebut, Kung Fu Soccer kini diproyeksikan meraih total pendapatan domestik lebih dari 350 juta dolar AS atau sekitar Rp5,7 triliun, menjadikannya salah satu film lokal dengan pembukaan terbesar tahun ini.
Film ini menjadi karya penyutradaraan pertama Stephen Chow sejak The New King of Comedy yang dirilis pada 2019. Meski kembali duduk di kursi sutradara dan penulis naskah, Chow tidak tampil sebagai aktor. Terakhir kali ia muncul di layar lebar adalah lewat film CJ7 pada 2008.
Berbeda dengan Shaolin Soccer yang mengisahkan tim sepak bola pria, Kung Fu Soccer menghadirkan konsep baru dengan menjadikan tim sepak bola perempuan sebagai tokoh utama. Versi Mandarin film ini bahkan menggunakan judul Kung Fu Women’s Soccer.
Aktris Zhang Xiaofei dipercaya memimpin tim sebagai kapten, sementara Dilraba Dilmurat memerankan penyerang utama. Penyanyi dan aktor Lay Zhang tampil sebagai pelatih kung fu. Film ini juga diperkuat oleh Carina Lau, aktor Jepang Takeru Satoh, serta Jimmy O. Yang.
Perubahan tersebut dinilai menjadi upaya Stephen Chow menghadirkan pendekatan baru terhadap waralaba yang telah berusia 25 tahun. Ia memadukan nostalgia dengan tema pemberdayaan perempuan sekaligus momentum penyelenggaraan Piala Dunia, yang diyakini mampu menarik minat penonton ke bioskop.
Strategi itu tampaknya berhasil. Di tengah persaingan industri film China yang kini didominasi film patriotik dan platform streaming, nama Stephen Chow masih memiliki daya tarik kuat di pasar domestik.
Distribusi Kung Fu Soccer di China ditangani Maoyan Entertainment sejak 12 Juli 2026. Sementara itu, hak distribusi internasional telah dibeli perusahaan asal Singapura, Encore Films, pada bulan lalu.
Hingga kini, jadwal penayangan di Amerika Serikat maupun negara lain belum diumumkan. Namun, tingginya antusiasme penonton di China membuka peluang besar bagi Kung Fu Soccer untuk kembali membawa nama Stephen Chow ke pasar internasional.
Kembalinya Stephen Chow melalui Kung Fu Soccer sekaligus membuktikan bahwa formula komedi khas, aksi bela diri, dan kisah tim underdog yang pernah melambungkan Shaolin Soccer masih mampu memikat penonton, meski kini dikemas dengan wajah dan karakter yang lebih segar.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










