Sabalenka Jadi Petenis ke-5 yang Masuk Daftar ‘Sunshine Double’

Ivan Medium.jpeg

Senin, 30 Maret 2026 – 21:12 WIB

Sabalenka dan trofi Miami Open 2026 (foto:Foto:@WomensSportsPic)

Sabalenka dan trofi Miami Open 2026 (foto:Foto:@WomensSportsPic)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aryna Sabalenka kembali menegaskan dominasinya sepanjang musim 2026 sebagai petenis putri terbaik dunia.

Petenis 27 tahun itu mengalahkan Coco Gauff 6-2, 4-6, 6-3 di final Miami Open dan memasukkan namanya dalam daftar ‘Sunshine Double’.

Sabalenka meraih Sunshine Double (menjuarai Indian Wells dan Miami Open pada musim yang sama), sejak Iga Swiatek pada 2022. Dia pun sejajar dengan nama-nama elite seperti Steffi Graf, Kim Clijsters, Victoria Azarenka, dan Swiatek yang lebih dulu memenangi Indian Wells dan Miami dalam satu musim yang sama.

“Saya selalu ingin mencatatkan nama saya dalam sejarah, dan saya baru saja melakukannya,” kata Sabalenka dikutip dari laman resmi WTA. “Kedengarannya sangat tidak nyata. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa mencapainya, tapi saya sangat bangga saat ini,” lanjutnya.

Sepanjang 2026, Sabalenka telah memenangi tiga dari empat turnamen yang dia ikuti. Selain Indian Wells dan Miami, dia lebih dulu merebut gelar di Brisbane International pada Januari. Satu-satunya kegagalan terjadi di Australian Open. Itu pun, dia tetap melaju hingga ke final.

Rangkaian hasil positif itu memperpanjang dominasi Sabalenka sebagai petenis nomor satu dunia selama lebih dari 75 pekan berturut-turut. Motivasi utamanya di tiap turnamen tetap sama: menghindari kekalahan.

“Saya benci kekalahan. Saya benci perasaan ketika kalah. Saya tidak bisa tidur, saya benci diri saya sendiri atas kesalahan yang mungkin saya lakukan yang membuat saya kalah,” kata Sabalenka saat ditanya apa yang memotivasi dirinya dikutip dari Ubitennis.

Setelah Miami, baik Sabalenka dan Gauff akan bersiap menghadapi serangkaian turnamen tanah liat. Keduanya, kemungkinan akan tampil di Stuttgart Open pada pertengahan April sebelum lanjut di Madrid Open. Puncak musim tanah liat akan berlangsung di Roland Garros pada akhir Mei mendatang.

“Itu sangat berarti. Tujuan saya selalu untuk menorehkan nama dalam sejarah dan saya baru saja melakukannya,” kata Sabalenka.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang