PM Inggris Andy Burnham Umumkan Kabinet Baru

Ikhsan Medium.jpeg

Rabu, 22 Juli 2026 – 01:30 WIB

PM baru Inggris, Andy Burnham, berbicara kepada staf dan media di 10 Downing Street di London, Senin, 20 Juli 2026. (Foto: Associated Press/Kirsty Wigglesworth)

PM baru Inggris, Andy Burnham, berbicara kepada staf dan media di 10 Downing Street di London, Senin, 20 Juli 2026. (Foto: Associated Press/Kirsty Wigglesworth)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Inggris resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Pemimpin Partai Buruh, Andy Burnham, resmi dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris pada Senin (20/7/2026), menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri.

Langkah Burnham menduduki kursi nomor satu di pemerintahan Britania Raya dipastikan setelah ia memenuhi undangan Raja Charles III untuk membentuk pemerintahan baru di Istana Buckingham.

Tak butuh waktu lama, Burnham langsung menyampaikan pidato pertamanya di depan kantor PM di 10 Downing Street, London. Sebagai PM ketujuh Inggris sejak 2016, ia tanpa ragu mengakui bahwa kinerja para politisi selama ini ‘belum cukup baik’ dan berjanji membawa angin perubahan segar.

“Kami akan menjadikan momen ini sebagai titik balik bagi Inggris, menghadirkan perubahan terbesar dalam 40 tahun terakhir, sebuah model politik baru sekaligus model ekonomi baru,” tegas Burnham seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (21/7/2026).

Gebrakan Menkeu Kejutan dan Pergeseran Kekuatan

Hanya beberapa jam usai menginjakkan kaki di Downing Street, Burnham bergerak cepat menyusun jajaran kabinet. Salah satu keputusan paling menyedot perhatian publik adalah penunjukan mantan Menteri Pertahanan John Healey sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Langkah ini terbilang cukup mengejutkan media-media di Inggris. Pasalnya, Healey baru saja mengundurkan diri dari kursi Menhan bulan lalu lantaran beda pandangan soal anggaran pertahanan dengan pemerintahan sebelumnya. Healey resmi menggeser Rachel Reeves yang tersingkir dari susunan kabinet.

Selain pos menteri keuangan, Burnham merombak sejumlah posisi krusial lainnya:

  • Menteri Luar Negeri: Ed Miliband
  • Menteri Dalam Negeri: Shabana Mahmood (dipertahankan)
  • Menteri Kesehatan: Yvette Cooper
  • Menteri Pertahanan: Wes Streeting (mantan Menkes yang sempat dijagokan jadi rival Burnham)
  • Menteri Perumahan, Komunitas dan Pemda: Angela Rayner (kembali ke kabinet usai mundur pada September 2025)
  • Menteri Bisnis dan Perdagangan: Jonathan Reynolds
  • First Secretary of State & Menteri Kantor Kabinet: Louise Haigh

Fokus Atasi Biaya Hidup dan Rencana 10 Tahun

Kembalinya Burnham ke panggung utama politik nasional terbilang impresif. Mantan Wali Kota Manchester Raya dan eks Menteri Kesehatan ini kembali ke House of Commons setelah memenangi pemilihan sela di Makerfield pada 19 Juni 2026, sebelum akhirnya terpilih memimpin Partai Buruh pada 17 Juli.

Kini, tumpukan PR berat yang ditinggalkan pemerintahan Keir Starmer sudah menanti Burnham. Mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mengandaskan harapan, layanan publik yang kewalahan, hingga jeratan biaya hidup tinggi yang mencekik warga.

Sadar akan desakan publik, Burnham berjanji bakal langsung tancap gas. Ia mengonfirmasi bahwa deretan kebijakan darurat untuk menekan kenaikan biaya hidup akan diumumkan mulai Selasa (21/7/2026), disusul pemaparan cetak biru pembangunan jangka panjang Inggris untuk 10 tahun ke depan pada akhir tahun ini.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang