Pertamina Patra Niaga Bergerak untuk Korban Gempa NTT: Donasikan Hasil Tebus Murah dan Rp81/Liter BBM Non-Subsidi

PT Pertamina Patra Niaga bertindak cepat menunjukkan kepedulian sosial terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Lewat aksi nyata, perusahaan menyalurkan seluruh hasil penjualan program Tebus Murah paket sembako sekaligus menyisihkan sebagian dana dari setiap transaksi BBM non-subsidi untuk membantu pemulihan para korban.

Langkah tanggap darurat dan kepedulian sosial ini ditegaskan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, di Jakarta, Senin (17/8/2026).

100 Persen Hasil Tebus Murah Disalurkan ke NTT

Dalam ajang MyPertamina Pasar Rakyat yang berlangsung di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada 16–17 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga menyiapkan 8.100 paket sembako murah. Menariknya, seluruh uang yang terkumpul dari program ini sepenuhnya dialokasikan untuk donasi.

“Program tebus murah ini kami menjual 8.100 paket, dan 100 persen hasil penjualannya akan kami donasikan kepada masyarakat, saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur,” ujar Mars Ega di sela-sela kegiatan.

Antusiasme masyarakat pengunjung Hutan Kota GBK pun tergolong sangat tinggi. Mars Ega menyebut respons publik sangat positif hingga seluruh paket sembako habis diserap warga pada hari terakhir pelaksanaan.

Sisihkan Rp81 per Liter BBM Non-Subsidi untuk Pemulihan

Tak berhenti pada aksi tebus murah, Pertamina Patra Niaga juga mengajak seluruh konsumen BBM di Indonesia untuk ikut berdonasi secara tidak langsung. Mulai 17 Agustus hingga 31 Agustus 2026, perusahaan akan menyisihkan Rp81 dari setiap liter BBM non-subsidi yang dibeli masyarakat melalui aplikasi MyPertamina.

Skema ini berlaku khusus untuk pembelian lini produk Pertamax Series dan Dex Series. Angka Rp81 sendiri dipilih selaras dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Setiap pembelian produk-produk non-subsidi, yaitu Pertamax Series maupun Dex Series yang menggunakan aplikasi MyPertamina, kami sisihkan Rp81 per liter selama transaksi di bulan Agustus ini untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini sedang menghadapi musibah di Nusa Tenggara Timur,” tutur Mars Ega.

Komitmen Pelayanan dan Misi Kemanusiaan

Mars Ega menegaskan, penanganan musibah di NTT menjadi perhatian serius jajarannya. Menurut dia, Pertamina tidak hanya mengemban mandat menyalurkan pasokan energi nasional, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan warga, termasuk memulihkan kembali keandalan infrastruktur layanan BBM di daerah terdampak gempa.

“Pertamina mempunyai tugas selain mendistribusikan energi, kami juga punya program kepedulian buat masyarakat. Kami turut prihatin dan fokus mendukung pemulihan (recovery) layanan kami di NTT,” pungkasnya.