Menkes Budi Ungkap Masih Banyak Orang Tua Larang Anak Imunisasi

Diana Medium.jpeg

Selasa, 23 Juni 2026 – 16:11 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).(Foto: inilah.com/Reyhaanah Asya)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).(Foto: inilah.com/Reyhaanah Asya)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan terdapat beberapa kategori di balik mereka yang tidak mengimunisasi anaknya. Hal ini diketahui setelah pihaknya mengadakan survei.

“Alasan terbesar tidak mau imunisasi karena keluarga tidak mengizinkan (sebesar 47 persen), dan saya cek ini bukan hanya ibu tapi ternyata bapak yang melarang,” jelas Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Pihaknya banyak menemui mayoritas para ayah yang tidak mengizinkan anaknya diimunisasi, karena efek samping seperti demam. Selain itu, juga masih ada sekelompok keluarga yang merasa imunisasi tidak penting sebanyak 22 persen.

“Setelah kita lihat itu masalahnya berkaitan dengan edukasi. Jadi kita pemerintah akan memfokuskan akan membuat program edukasi masyarakat mengenai imunisasi. Dan ini yang saya minta ke teman-teman, agar masalah atau alasan tidak imunisasi ini harus ada edukasi yang masif,” tuturnya.

Ia meminta edukasi dilakukan tidak secara formal, melainkan menggunakan cara dan gaya komunikasi yang menarik dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Tak hanya itu, Menkes Budi menekankan optimalisasi peran pemerintah daerah untuk mendorong percepatan capaian imunisasi di tingkat sub nasional.

Apalagi, pada tahun 2024 Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota untuk menggerakkan minimal 80 persen posyandu aktif melaksanakan kegiatan imunisasi. 

“Menyediakan anggaran operasional untuk kegiatan imunisasi rutin dan tambahan, serta menyediakan dan meningkatkan kualitas tenaga imunisasi di puskesmas,” paparnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang