Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Diskon untuk Moda Transportasi hingga 30 Persen

Reyhaanah Medium.jpeg

Sabtu, 20 Desember 2025 – 01:10 WIB

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan pers persiapan Nataru di Kantor Kemenko Infrawil, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto: Inilah.com/Reyhaanah)

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberikan keterangan pers persiapan Nataru di Kantor Kemenko Infrawil, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto: Inilah.com/Reyhaanah)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah mematangkan persiapan menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), seiring tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.

“Kita ketahui bahwa prediksi jumlah perjalanan di masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini kurang lebih 120 juta perjalanan. Ini data dari Kementerian Perhubungan. Nah puncaknya di tanggal 24-25 Desember dan untuk arus balik diperkirakan 2 hingga 4 Januari,” kata AHY kepada wartawan di Kantor Kemenko Infrawil, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Untuk meringankan beban biaya perjalanan, pemerintah menyiapkan sejumlah insentif berupa diskon tarif transportasi. Ia merinci, diskon diberikan pada berbagai moda transportasi, mulai dari penerbangan hingga jalan tol.

“Misalnya untuk penerbangan (kelas) ekonomi hingga 14 persen. Lalu di bidang laut ya, kapal juga ada 20 persen untuk pengurangan harga tiket kapal Pelni. Kemudian juga ada kereta ya, 30 persen. Sedangkan diskon jalan tol juga diberikan oleh sejumlah BUJT, Badan Usaha Jalan Tol,” jelasnya.

Ia menerangkan, diskon penerbangan ekonomi itu akan diberikan kepada kurang lebih 3,59 juta penumpang yang akan melakukan penerbangan antara 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Selanjutnya, untuk perjalanan melalui kapal laut, diskon harga tiket hingga 20 persen akan diberikan kepada kurang lebih 227.560 penumpang dan 491.776 kendaraan. Setara 2,34 juta penumpang di periode yang sama, 22 Desember hingga 10 Januari.

Lalu, untuk diskon tiket KAI 30 persen itu untuk perjalanan kereta ekonomi komersial. Pemerintah menyiapkan 156 kereta api reguler dan 26 kereta api tambahan, AHY menambahkan kuota diskon ini kurang lebih untuk 1,5 juta penumpang di periode yang sama seperti penerbangan ekonomi.

Sementara untuk diskon tarif jalan tol, beberapa BUJT memberikan periode diskon lebih panjang, yaitu tanggal 22 hingga 31 Desember. “Kalau tadi kan 22, 23, dan 31, kalau ini 22 hingga 31 Desember, yaitu untuk Waskita Toll Road pada seksi Jabodetabek dan Krian dan Jasa Marga memberikan tambahan periode diskon pada tanggal 1 Januari 2026,” ucap AHY.

AHY menegaskan, seluruh kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perjalanan masyarakat selama Nataru dapat berlangsung lebih baik dan terjangkau, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah.

“Tapi sekali lagi kita berharap paling utama adalah keselamatan, setelah itu baru kenyamanan dan menggerakkan ekonomi di berbagai daerah baik sektor pariwisata maupun UMKM dan ekonomi kreatif,” pungkasnya.