Indonesia Open 2026: PBSI Target Juara Usai 4 Tahun Puasa Gelar

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 20 Mei 2026 – 20:48 WIB

Ganda Putra andalan Indonesia, Fajar/Rian siap berlaga di China Open 2023 (Inilah.com/Didik Setiawan)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih ganda putra PBSI Antonio Budi Ariantho memasang target tinggi jelang Indonesia Open 2026. Anton, sapaan akrabnya, menegaskan salah satu pasangan ganda putra Indonesia harus merebut gelar di turnamen BWF level 1000 yang akan digelar Juni mendatang.

“Harus juara,” kata Anton di pusat pelatihan nasional (pelatnas) PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/5).

Target itu bukan tanpa alasan. Gelar ganda putra Indonesia Open sudah lepas dari tangan Indonesia sejak 2022. Terakhir kali pasangan Indonesia menjuarai nomor ini adalah Marcus Gideon/Kevin Sanjaya pada 2021 — empat tahun silam.

Enam Pasangan Siap Tempur

Indonesia menurunkan enam pasangan ganda putra untuk musim ini. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memimpin sebagai pasangan terbaik dengan peringkat ketiga dunia BWF, diikuti Sabar Karyawan Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di peringkat ketujuh.

Di belakang mereka ada Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (12), Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (21), Rian Ardianto/Rahmat Hidayat (29), dan Ali Faathir Rayman/Devin Artha Wahyudi (38). Anton menyebut semua pasangan berada dalam kondisi prima.

Persiapan Usai Thomas Cup

Anton menjelaskan tim mendapat jeda dua pekan setelah Thomas Cup sebelum masuk ke program peningkatan intensitas latihan. “Persiapannya setelah pulang dari Thomas Cup kami ada waktu dua minggu, ya kami maintenance-nya, kami naikin dikit ya. Ya, oke lah, cukup baik lah,” ujarnya.

Fajar/Fikri dan Raymond/Nikolaus dijadwalkan tampil lebih dulu di Singapore Open 2026 sebelum berlaga di Indonesia Open. Anton menyusun program latihan dengan hati-hati agar pemain mencapai puncak penampilan tepat saat Indonesia Open berlangsung.

Raymond mengaku sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi turnamen level 750 dan 1000. Rekan setimnya, Nikolaus Joaquin, mengaku tidak sabar kembali ke Istora.

“Saya kalau dibilang pede ya kami, step by step saja. Apalagi di Indonesia Open main semua kan, ganda putra, ramai kan. Jadi, ya mohon datang ke Istora,” kata Joaquin.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang