Dua Kali Keguguran hingga Kehilangan Bayi Kembar, Syahrini Blak-blakan Perjuangan Panjang Dapatkan ‘Baby R’

Setelah lama menepi dari panggung musik Tanah Air usai dipersunting pengusaha Reino Barack pada 2019, penyanyi Syahrini akhirnya membongkar kisah pilu di balik perjuangannya mendapatkan buah hati. Pelantun lagu Sesuatu tersebut mengaku sempat melewati masa-masa berat, mulai dari dua kali keguguran hingga kehilangan bayi kembar, sebelum akhirnya melahirkan putri pertamanya yang disapa Baby R pada 1 Agustus 2024 lalu.

Perjalanan emosional itu diungkapkan Syahrini saat berbincang dalam tayangan YouTube The Princess Syahrini bersama presenter Choky Sitohang.

“Panjang banget perjalananku. It’s a long, long journey. Karena awal menikah itu setelah bulan madu tuh aku isi. Alhamdulillah aku dikasih rezeki. Nah aku enggak tahu hamil saat itu,” ungkap Syahrini, dikutip Kamis (3/9/2026).

Sayangnya, kehamilan pertama tersebut hanya bertahan hingga usia tiga bulan sebelum akhirnya ia mengalami keguguran.

Pilu Kehilangan Bayi Kembar di New York

Ujian bagi pasangan ini ternyata tak berhenti sampai di situ. Syahrini kembali mengalami keguguran untuk kedua kalinya saat tengah berada di New York, Amerika Serikat. Kala itu, ia bahkan tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengandung bayi kembar berusia satu setengah bulan.

Rasa bahagia yang baru hinggap seketika berubah menjadi duka mendalam tatkala ia mengalami pendarahan hebat pada hari kedua kedatangannya di New York dan langsung dilarikan ke klinik setempat.

“Pas hari kedua di New York aku bleeding. Sedih banget terus dibawa ke klinik. Ternyata anak aku kembar dua. Itu sedihnya melebihi putus cinta, melebihi kehilangan apa pun,” kenang Syahrini dengan suara bergetar.

Disuntik Hormon Saban Hari hingga Gagal IVF

Pengalaman pahit kehilangan bayi kembar membuat dokter meminta Syahrini untuk mengistirahatkan rahimnya selama satu tahun. Selama masa pemulihan tersebut, ia harus menjalani terapi hormon intensif yang berdampak pada perubahan fisik secara signifikan.

Setiap pagi, ia wajib menerima dua suntikan hormon di bagian tubuh kanan dan kiri. Prosedur medis ini membuat berat badannya melonjak drastis hingga naik 20 kilogram.

Tak berhenti di situ, usaha untuk mendapatkan momongan dilanjutkan melalui program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF). Namun, beberapa kali percobaan IVF tersebut berujung kegagalan hingga sempat membuat fisik dan mentalnya kelelahan.

“Aku bilang ke dokter, ‘Dok, pokoknya kalau kali ini aku enggak berhasil berarti bukan rezekiku di tahun ini, tapi aku mau udahan dulu ya Dok, aku mau istirahat dari suntikan’. Karena badan kita membesar,” terangnya.

Hamil Alami di Luar Dugaan

Momen yang dinanti-nanti justru datang di saat Syahrini dan sang suami mulai pasrah dan melepas semua beban prosedur medis. Setelah memutuskan berhenti dari rangkaian pengobatan dan suntikan, dokter menyarankan agar mereka mencoba kehamilan secara alami.

Tak disangka, ikhtiar tersebut membuahkan hasil. Syahrini akhirnya mengandung Baby R secara natural tanpa bantuan obat-obatan pemacu kesuburan lagi.

“Akhirnya aku jeng jeng jeng malam itu, ya udah aku jeng jeng-in, jadi! Jadi ini anak jadinya natural. Tanpa proses obat-obatan, yang itu tuh udah dihempas,” tutur Syahrini penuh rasa syukur.

Penyanyi kelahiran Bogor ini menegaskan bahwa kehadiran Baby R adalah jawaban atas doa dan perjuangan panjangnya. Ia juga memberikan apresiasi mendalam kepada sang suami, Reino Barack, yang dinilainya selalu setia mendampingi dan menjadi benteng kekuatan di setiap masa sulit yang mereka lalui bersama.