Menko PMK Dorong Posko Jadi Pusat Koordinasi Penanganan Gempa NTT

Reyhaanah Medium.jpeg

Minggu, 16 Agustus 2026 – 17:02 WIB

Menko PMK Pratikno saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Instagram @pratikpratikno)

Menko PMK Pratikno saat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Instagram @pratikpratikno)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja melalui posko terpadu.

Ia mengatakan, banyaknya kekuatan yang dikerahkan pemerintah hanya akan efektif jika seluruh pihak bekerja secara terkoordinasi.

“Nah, saya ingin menekankan, bahwa kekuatan yang besar ini hanya bisa efektif kalau kerjanya sinkron,” kata Pratikno dalam konferensi pers penanganan gempa NTT, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, posko penanganan bencana harus segera dibentuk dan diaktifkan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Pratikno menyebut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah membentuk sejumlah posko, mulai dari posko bantuan di Halim hingga posko nasional di Labuan Bajo dan Maumere.

“Sekali lagi kalau tidak sinergi, ini malah justru kekuatan yang besar ini bisa menjadi masalah gitu. Jadi jangan, makanya sinkronisasi melalui posko itu menjadi penting. Itu yang pertama,” ujarnya.

Pratikno mengatakan, pemerintah pusat mendapat arahan langsung dari Presiden untuk mendukung penanganan bencana di NTT.

“Kami diperintah Pak Presiden untuk mendukung Bapak Ibu semuanya di daerah. Bapak Presiden bukan hanya memerintah tapi juga memberikan bantuan secara langsung. Dan mohon Bapak Ibu jika ada hal-hal yang perlu dukungan pemerintah pusat nanti dibahas di dalam posko. Kita pemerintah pusat akan bekerja keras untuk mendukung ini,” jelas Pratikno.

Ia menilai kecepatan penanganan bencana sangat bergantung pada koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Pratikno pun mengapresiasi kerja seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan gempa NTT. Ia menyebut, penanganan telah berjalan cukup cepat dalam waktu sekitar 24 jam setelah bencana.

“Sekali lagi terima kasih atas kerja kerasnya dalam waktu hanya 24 jam lebih sedikit kita sudah melangkah sangat jauh. Jadi semoga NTT segera recover, duka cita yang mendalam kepada para korban,” pungkasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang