Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero), Muhammad Fauzan, meninjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I di Kabupaten Karangasem, Bali, melalui kegiatan Management Walk Through (MWT), Selasa (11/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana, spesifikasi teknis, serta target yang telah ditetapkan.
Dalam kunjungan itu, Muhammad Fauzan didampingi Project Manager Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I I Gusti Ngurah Rai Pramana. Kegiatan MWT menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan pelaksanaan proyek berlangsung tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I dikerjakan Hutama Karya melalui Divisi Infrastruktur I tanpa menggunakan skema Kerja Sama Operasi (KSO). Proyek tersebut memiliki panjang pekerjaan sekitar 5,5 kilometer dan ditargetkan rampung pada November 2027.
Proyek ini bertujuan mendukung konservasi dan perlindungan kawasan pesisir Candidasa yang mulai mengalami abrasi. Selain menjaga garis pantai, pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan kawasan Candidasa yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Karangasem.
Salah satu pekerjaan awal yang dilakukan ialah pembangunan revetment atau struktur pengaman pantai untuk melindungi kawasan pesisir dari abrasi. Struktur tersebut dibangun menggunakan susunan batu andesit dan batu kapur (limestone) berukuran kecil hingga besar yang ditempatkan membentuk kemiringan di sepanjang garis pantai.
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dalam proses pembangunan, Hutama Karya juga memperhatikan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan, khususnya nelayan yang masih menjalankan aktivitas melaut. Hal tersebut dilakukan agar kegiatan konstruksi tetap berjalan tanpa mengabaikan keberlangsungan aktivitas masyarakat pesisir.
Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I tidak hanya ditujukan untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, tetapi juga mendukung terciptanya kawasan pantai yang lebih tertata dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Perlindungan kawasan pesisir diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, pelaku usaha, nelayan, serta sektor pariwisata di Kabupaten Karangasem.
Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan kunjungan pimpinan perusahaan ke proyek merupakan bagian dari upaya memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan pelaksanaan Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I berjalan sesuai dengan rencana, spesifikasi teknis, serta target yang telah ditetapkan. Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan, dengan tetap memperhatikan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan. Kami berharap proyek ini dapat memberikan manfaat optimal dalam melindungi kawasan pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan pariwisata dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Karangasem,” ujar Hamdani.
Dengan adanya proyek tersebut, kawasan pesisir Candidasa diharapkan memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap ancaman abrasi sekaligus menjadi kawasan pantai yang lebih tertata.
Kondisi tersebut diharapkan dapat menjaga daya tarik Candidasa sebagai destinasi wisata di Karangasem, mendukung aktivitas masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Hutama Karya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan proyek yang mengedepankan kualitas, keselamatan, dan kebermanfaatan diharapkan dapat berkontribusi terhadap perlindungan kawasan pesisir serta keberlanjutan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karangasem.









