Geger Temuan 995 Senjata di Sekolah, Polda Metro Soroti Izin hingga Lokasi Penyimpanan

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Senin, 10 Agustus 2026 – 16:35 WIB

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin. (Foto: Dok. Antara/Ilham Kausar)

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin. (Foto: Dok. Antara/Ilham Kausar)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin menyebut pihaknya akan mendalami perihal perizinan ratusan benda berbentuk senjata yang ditemukan di salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dari total 996 benda berbentuk senjata yang ditemukan, 995 di antaranya dipastikan bukan merupakan senjata api. Mayoritas barang tersebut diketahui berupa senapan angin.

Iman mengatakan aspek perizinan menjadi salah satu hal yang masih didalami penyidik, termasuk memastikan apakah keberadaan benda-benda tersebut berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Kemudian apakah memiliki perizinan sebagaimana diberikan oleh pihak atau lembaga yang berwenang untuk menerbitkan izin, dan apakah itu diperbolehkan secara ketentuan berdasarkan dari Kementerian Pendidikan,” kata Iman kepada awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Proses Klarifikasi

Polisi juga masih menyelidiki kepemilikan serta kelengkapan dokumen dari ratusan benda tersebut. Proses klarifikasi kini dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan agar fakta mengenai barang-barang yang ditemukan dapat diketahui secara utuh.

“Nah, itulah yang terus sedang diupayakan, dikonfirmasi oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan, sehingga nanti informasinya akan utuh dan bulat,” tegasnya.

Tak hanya soal izin, polisi turut menyoroti lokasi penyimpanan benda-benda tersebut. “Ya tentunya harus memiliki tempat tertentu ya, karena bagaimanapun juga itu barang-barang yang memiliki spesifikasi tertentu yang harus diperlakukan dan ditempatkan dengan tempat tertentu,” ujarnya.

VCD Porno hingga Narkoba

Sebagaimana diketahui, ratusan benda berbentuk senjata itu semula ditemukan di ruangan bekas Ketua Yayasan berinisial IWD di sekolah swasta tersebut.

Selain senapan angin, polisi juga menemukan satu pucuk senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Senjata api tersebut tercatat atas nama seseorang berinisial DS yang diketahui telah meninggal dunia pada 2020.

Dalam penanganan kasus ini, polisi juga masih mendalami sejumlah barang lain yang ditemukan di lokasi, termasuk amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang