Hattrick Mitchell Baker: Jawaban Krisis Lini Depan Garuda?

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku terkesan dengan penampilan Mitchell Baker pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Penyerang keturunan Indonesia-Australia itu langsung mencuri perhatian setelah mencetak hattrick dalam kemenangan 5-1 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026.

Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (27/7/2026) malam, Baker memborong tiga gol untuk membawa skuad Garuda meraih tiga poin pertama. Dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven.

Penampilan impresif Baker dinilai Erick menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia yang selama ini masih kekurangan stok penyerang murni.

Erick Thohir: Baker Jadi Pelapis Ideal Ole Romeny

Erick mengatakan selama ini Timnas Indonesia sangat bergantung kepada Ole Romeny sebagai ujung tombak utama. Karena itu, kemunculan Mitchell Baker memberikan alternatif baru di lini depan Garuda.

“Mudah-mudahan kita punya penebalan striker. Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker. Selama ini kita bergantung kepada Ole Romeny,” kata Erick usai pertandingan.

Menurut Erick, meski Baker dan Romeny memiliki karakter bermain yang berbeda, keduanya justru bisa saling melengkapi untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia.

Tinggi 197 Cm Jadi Senjata Baru Garuda

Erick secara khusus menyoroti postur Baker yang mencapai 197 sentimeter. Keunggulan fisik tersebut langsung terlihat pada laga debutnya ketika dua dari tiga golnya tercipta melalui sundulan memanfaatkan umpan akurat Thom Haye.

Selain unggul dalam duel udara, Erick juga menilai Baker memiliki mobilitas yang baik sebagai seorang penyerang.

“Nah, hari ini Baker saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 (cm) dan mobility-nya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker-lah, mudah-mudahan,” ujarnya.

Dengan hadirnya Baker, Indonesia kini memiliki lebih banyak opsi di lini depan, terutama saat menghadapi lawan yang mengandalkan pertahanan rapat.

Erick Puji Taktik John Herdman

Di luar penampilan Baker, Erick turut memberikan apresiasi kepada pelatih John Herdman. Ia menilai pendekatan taktik yang diterapkan pelatih asal Inggris tersebut mulai menunjukkan hasil positif.

Meski demikian, Erick mengingatkan kemenangan atas Kamboja belum bisa menjadi ukuran kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Menurutnya, ujian sesungguhnya akan datang ketika Garuda menghadapi tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand.

“Tapi apa yang disajikan dengan taktikal dari Coach John saya rasa sampai hari ini masih sangat positif dan mudah-mudahan pada performa berikutnya bisa lebih baik,” katanya.

Erick juga berharap skuad Garuda tetap terhindar dari cedera mengingat masih ada beberapa pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik.

“Dan mudah-mudahan tim juga tidak ada yang cedera, karena saya tahu ada beberapa yang masih recovery seperti Marselino, Ragnar. Ini kita lihat,” tutup Erick.

Kemenangan atas Kamboja menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia sebelum menghadapi Timor Leste dan laga krusial melawan Vietnam dalam perebutan posisi teratas Grup A Piala AFF 2026.