Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sesaat sebelum ditahan di Rutan KPK, Senin (27/7/2026). KPK memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap mantan pejabat penegak hukum tersebut dan seluruh prosedur penahanan dijalankan sesuai aturan rutan umum. (Foto: Antara Foto/Darry Ramadhan).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada perlakuan khusus terhadap tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah selama menjalani penahanan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, seluruh prosedur terhadap Febrie dilakukan sama seperti tahanan lainnya, termasuk saat registrasi hingga aktivitas di dalam rutan. Febrie disebut telah mengenakan rompi tahanan dan menjalani tahapan awal sesuai standar yang berlaku.
“Pengenaan rompi tahanan dilakukan saat registrasi di Rutan KPK. Kemudian yang bersangkutan juga sudah menerima kunjungan keluarga sesuai jadwal yang berlaku, termasuk menerima kiriman makanan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Menurut dia, mekanisme kunjungan dan fasilitas yang diterima Febrie tidak berbeda dengan tahanan lain. Hal ini sekaligus membantah anggapan adanya perlakuan istimewa terhadap mantan pejabat penegak hukum tersebut.
Budi menjelaskan, Febrie sempat menjalani masa isolasi sebagai bagian dari prosedur awal penahanan. Setelah itu, ia dijadwalkan mulai bergabung dengan tahanan lain di dalam rutan.
“Prosedurnya memang demikian. Setelah isolasi, baru bergabung dengan tahanan lainnya,” ujarnya.
Febrie sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Sembilan Kejaksaan Agung dalam perkara dugaan TPPU. Penetapan tersebut dilakukan usai pemeriksaan pada 24 Juli 2026.
Kasus ini merupakan pengembangan penyidikan setelah Kejaksaan Agung menerima pelimpahan berkas perkara dan barang bukti dari Kortastipidkor Polri, termasuk emas seberat 74 kilogram dan mata uang asing bernilai ratusan miliar rupiah.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Febrie sempat tidak memenuhi panggilan penyidik pada 22 Juli dengan alasan kesehatan. Ia kemudian hadir pada pemeriksaan lanjutan dan menjalani pemeriksaan hingga malam hari.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









