Kylian Mbappe sukses menyamai rekor Gerd Muller di Piala Dunia 1970 dengan mencetak 10 gol dalam satu edisi usai membobol gawang Inggris. (Foto: Getty images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Bintang Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappe, gagal mengantarkan negaranya meraih medali perunggu di ajang Piala Dunia 2026. Namun, secara individu, penyerang Real Madrid tersebut sukses mengukir rekor fantastis yang telah tertidur selama lebih dari setengah abad.
Dua golnya ke gawang Inggris pada laga perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Minggu (19/7), membuat Mbappe resmi mengoleksi 10 gol dalam satu edisi turnamen. Pencapaian ini menempatkannya sejajar dengan legenda Jerman Barat, Gerd Muller, yang juga mencetak 10 gol pada Piala Dunia 1970 di Meksiko.
Pecahkan Kebuntuan 56 Tahun
Menyentuh angka ganda (dua digit) dalam satu edisi Piala Dunia adalah salah satu pencapaian tersulit dalam sejarah sepak bola. Sejak torehan fenomenal Muller 56 tahun silam, tidak ada satu pun pesepak bola yang mampu melakukannya.
Sebagai perbandingan, para peraih Sepatu Emas (Golden Boot) di beberapa edisi terakhir rata-rata hanya membutuhkan enam hingga delapan gol untuk menjadi top skor turnamen. Namun, Mbappe mendobrak batas tersebut.
Meski Prancis sempat tertinggal 0-4 di babak pertama dari Inggris, kapten Les Bleus itu tampil mengamuk usai turun minum. Tambahan dua gol kilatnya pada menit ke-48 dan ke-66 genap membawa koleksi golnya menjadi 10 di turnamen Amerika Utara ini, menjadikannya kandidat terkuat peraih trofi Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Sekaligus Kudeta Rekor Sepanjang Masa Messi
Bukan hanya menyamai rekor satu edisi milik Gerd Muller, brace di laga kontra The Three Lions ini juga memberikan Mbappe takhta tertinggi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.
Pemain berusia 27 tahun itu kini telah membukukan total 22 gol sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia, terhitung sejak debut manisnya di edisi 2018. Angka tersebut secara resmi sukses melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh megabintang Argentina, Lionel Messi.
Meski begitu, perebutan gelar top skor sepanjang masa ini masih belum sepenuhnya usai, mengingat Messi masih memiliki satu laga pamungkas saat Argentina bersua Spanyol di partai grand final.
Sayangnya, malam bersejarah bagi Mbappe ini harus berakhir dengan pil pahit secara kolektif. Laga drama 10 gol tersebut berkesudahan dengan kekalahan Prancis 4-6, yang sekaligus menggagalkan upaya skuad Les Bleus untuk memberikan kado perpisahan berupa medali perunggu bagi pelatih Didier Deschamps.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










