Bumi mengalami Juni terpanas kedua dalam sejarah pada 2026, sementara suhu permukaan laut global mencapai rekor tertinggi untuk bulan tersebut. (Foto: Shutterstock)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kondisi bumi semakin mengkhawatirkan akibat krisis iklim. Laporan analisis Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) yang dirilis Kamis (9/7/2026) mengungkapkan bahwa Juni 2026 resmi menjadi bulan Juni terpanas kedua sepanjang sejarah.
Tak hanya itu, suhu permukaan laut global juga melonjak tajam dan berhasil mencapai rekor tertinggi yang pernah tercatat untuk bulan Juni.
Es Kutub Menyusut dan Siklon Meningkat
Laporan NOAA tersebut juga menemukan fakta mencengangkan lain di wilayah kutub. Luas es laut di kawasan Arktik dan Antarktika pada Juni tahun ini menyusut drastis, hingga masuk dalam daftar 10 terendah yang pernah terekam dalam sejarah.
Di saat yang sama, cuaca ekstrem juga terus mengintai. Aktivitas siklon tropis global tercatat berada di atas ambang batas rata-rata.
Menurut laporan tersebut, suhu permukaan global pada Juni 2026 berada di angka 1,09 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata abad ke-20. Angka ini menjadikan Juni tahun ini sebagai yang terpanas kedua dalam sejarah, hanya kalah dari rekor yang tercipta pada tahun 2024 lalu.
Cuaca yang jauh lebih panas dari rata-rata normal ini melanda sebagian besar belahan dunia. Bahkan, beberapa benua dan kawasan melaporkan telah melewati salah satu dari 10 bulan Juni terpanas sepanjang sejarah mereka.
Rekor Terendah Luas Es Laut
Ancaman nyata juga terlihat dari hamparan es global. Luas es laut global untuk bulan Juni berada di peringkat keempat terendah dalam catatan satelit selama 48 tahun terakhir.
Saat ini, luas es laut global hanya meliputi 22,7 juta kilometer persegi. Angka tersebut menyusut sekitar 2,02 juta kilometer persegi jika dibandingkan dengan rata-rata tahun 1991–2020.
Jika diakumulasikan sepanjang tahun berjalan, suhu permukaan global pada periode Januari hingga Juni 2026 merupakan yang tertinggi ketiga dalam sejarah.
Melihat tren pemanasan yang terus terjadi, Global Annual Temperature Outlook dari NCEI memprediksi hal yang mengkhawatirkan. Sangat besar kemungkinan bahwa tahun 2026 akan masuk dalam daftar lima tahun terpanas yang pernah dialami bumi sepanjang sejarah.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













