Automobili Lamborghini kembali menetapkan standar baru di dunia hypercar dengan memperkenalkan Lamborghini Fenomeno Roadster. Model ini resmi dinobatkan sebagai mobil atap terbuka (open-top) paling bertenaga yang pernah keluar dari garis produksi pabrikan Sant’Agata Bolognese.
Presiden dan CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, menegaskan bahwa model ini merupakan perpaduan antara seni desain dan keunggulan teknis.
“Fenomeno Roadster merepresentasikan desain visioner, performa tanpa kompromi, dan eksklusivitas absolut,” ujar Winkelmann dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu (13/5/2026).
Eksklusivitas Lini ‘Few-Off’
Kehadiran Fenomeno Roadster semakin memperkuat posisi Lamborghini di segmen kendaraan sangat terbatas. Mobil ini diproduksi hanya 15 unit secara global, menjadikannya sebagai penerus dari lini Few-Off bergengsi, mengikuti jejak sejarah Lamborghini Reventón Roadster.
Secara teknis, Roadster ini merupakan pengembangan dari varian Fenomeno Coupé yang sempat menghebohkan dunia otomotif pada 2025 lalu.
Jantung Pacu V12 Hybrid 1.065 HP
Beralih ke sektor dapur pacu, Lamborghini membenamkan mesin V12 naturally aspirated berkapasitas 6,5 liter. Tidak sendirian, mesin legendaris ini dikawinkan dengan tiga motor listrik mutakhir.
Hasilnya? Sebuah lonjakan tenaga gabungan yang fantastis mencapai 1.080 CV atau sekitar 1.065 HP. Di atas kertas, Fenomeno Roadster hanya membutuhkan waktu 2,4 detik untuk melesat dari posisi diam ke 100 km/jam. Sementara kecepatan puncaknya mampu menembus angka di atas 340 km/jam.
Sasis Karbon dan Aerodinamika Canggih
Untuk mengimbangi tenaga buas tersebut, Lamborghini menyematkan sasis serat karbon multi-teknologi berbasis struktur monofuselage yang diadopsi dari Lamborghini Revuelto. Penggunaan material ini krusial untuk menjaga kekakuan sasis dan memangkas bobot kendaraan.
Stabilitas tanpa atap menjadi tantangan tersendiri bagi para insinyur. Oleh karena itu, paket aerodinamika baru dikembangkan, mencakup spoiler tambahan pada kaca depan, diffuser belakang berukuran besar, hingga active rear wing. Ciri khas visual Lamborghini tetap dipertahankan lewat penggunaan knalpot heksagonal yang agresif.
Komponen Balap untuk Jalan Raya
Kesenangan berkendara juga didukung oleh suspensi balap yang dapat diatur secara manual sesuai kebutuhan pengemudi. Sektor pengereman dipercayakan pada cakram karbon-keramik CCM-R Plus untuk deselerasi maksimal.
Menariknya, Lamborghini menggandeng Bridgestone sebagai mitra teknis. Hasilnya, ban Potenza yang dikembangkan secara khusus siap memberikan cengkeraman optimal bagi Fenomeno Roadster, baik saat dipacu di jalan raya maupun ketika melahap tikungan di lintasan balap.











