Kondisi Pak Tarno saat ini usai mengalami penipuan penggelapan mobil. (Dokumentasi: Inilah.com/ Reyhaanah)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Meski kondisi fisiknya tidak lagi bugar, Pak Tarno tetap berupaya mencari nafkah untuk keluarganya. Pria yang khas dengan topi dan rambut merah ini tidak hanya berjualan di sekolah, tapi juga masih berharap pada panggilan menghibur di acara-acara formal.
Pak Tarno memilih cara manual untuk mempromosikan dirinya, yakni dengan membagikan kartu nama dari kertas kecil kepada warga yang menyapa atau mengajaknya berfoto.
Manajer Pak Tarno, Laura, menjelaskan bahwa metode ini diambil karena sang pesulap tidak mampu mengikuti perkembangan tren digital.
“Nah jadi kartu nama ini kalau setiap ada orang yang foto sama Bapak tuh dikasih, barangkali nanti kan ada yang mau apa-apa ngundang ke Bapak,” kata Laura di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (11/4/2026).
Setiap kali dihampiri warga, Pak Tarno secara sigap langsung memberikan kartu nama tersebut. Laura menyebut kartu nama itu adalah satu-satunya alat promosi mandiri yang dipahami oleh Pak Tarno.
“Jadi kartu nama itu dibuat untuk mempromosikan Bapak pribadi sendiri nih. Kalau beliau, sosial media kan nggak ngerti. Sekarang kan zamannya digital, yang ngerti-ngerti kita-kitalah ya. Kalau seperti Bapak ini kan paling kartu nama,” tuturnya.
Selain itu, Laura meluruskan informasi yang beredar di dunia maya. Ia menegaskan bahwa Pak Tarno tidak memiliki akun media sosial resmi, baik Instagram maupun TikTok.
“Kalau ada akun-akun TikTok, mendasar Bapak itu hoax itu mah nggak bener. Nah akun-akun hoax itu nggak bener kalau ada memasukkan foto-foto Bapak,“ tegas Laura.
Kartu nama tersebut bertuliskan ‘BEST OF THE BEST TRADITIONAL MAGICIAN, Master TARNO’ disertai nomor telepon dan foto wajahnya. Lewat selembar kertas itu, Pak Tarno menawarkan jasa sulap untuk acara ulang tahun, khitanan, pernikahan, hingga acara lainnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













