Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dalam sesi jumpa pers di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (2/3/2026).(Foto: inilah.com/Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Harapan Persija Jakarta untuk mengangkat trofi Super League 2025/2026 ternyata belum padam. Sang juru taktik, Mauricio Souza, bicara blak-blakan bahwa “Macan Kemayoran” masih punya napas untuk mengejar gelar juara, meski jalan yang ditempuh kini kian terjal.
Saat ini, Persija terpaku dengan selisih 9 angka dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang gagah di puncak klasemen dengan 61 poin. Namun, bagi Souza, matematika belum menutup pintu bagi timnya.
“Masih ada 24 poin yang bisa diperebutkan dari delapan laga sisa. Secara angka, kita masih di sana,” ujar pelatih asal Brasil tersebut dengan nada optimis.
Petaka di Menit Akhir
Meski optimis, Souza tidak menutup mata dengan kelemahan mencolok anak asuhnya belakangan ini. Persija seperti terkena kutukan menit-menit akhir. Kemenangan yang sudah di depan mata kerap buyar hanya dalam sekejap.
Tengok saja drama saat melawan Borneo FC; keunggulan Persija sirna di menit ke-90+4. Hal serupa terulang saat melawan Dewa United dan terakhir kontra Bhayangkara FC melalui titik putih.
“Tim yang mau jadi juara tidak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja. Kita kebobolan di menit akhir melawan Borneo, kehilangan poin lawan Dewa, dan hari ini lewat penalti. Kita memegang kendali, tapi melepaskannya begitu saja,” keluh pelatih berusia 52 tahun tersebut.
Janji Berjuang Sampai Akhir
Souza menegaskan bahwa delapan laga sisa bukan sekadar formalitas. Mantan pelatih Madura United ini menuntut Rizky Ridho dkk untuk tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan jersey merah kebanggaan Jakarta.
“Selama secara matematis masih mungkin, kami akan terus berjuang keras sampai pertandingan terakhir kompetisi ini,” tutupnya tegas.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













