Taman Cawang Jadi Lapak Asusila, Semua Ruang Publik bakal Dipelototi CCTV

Reza Medium.jpeg

Minggu, 1 Maret 2026 – 00:01 WIB

Alat kontrasepsi ditemukan berserakan di area Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026). (Foto: Antara/Siti Nurhaliza).

Alat kontrasepsi ditemukan berserakan di area Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026). (Foto: Antara/Siti Nurhaliza).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ruang publik Jakarta tercemar. Gubernur Pramono Anung, dibuat gerah oleh laporan Taman Kota Cawang, Jakarta Timur, yang berubah fungsi menjadi sarang asusila sesama jenis. Tak mau kompromi, ia langsung memerintahkan Satpol PP turun tangan ke lokasi tersebut.

Kabar ini mencuat setelah ditemukannya berbagai barang bukti menjijikkan di area taman, mulai dari bungkus kondom bekas pakai hingga pelumas yang berserakan di bawah pohon.

“Kalau memang itu betul informasinya, saya segera tindak lanjuti. Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan. Jakarta enggak boleh ada ruang tempat-tempat seperti itu,” tegas Pramono saat ditemui di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cipayung, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Pramono memastikan operasi bersih-bersih ini tak cuma berlaku di Cawang. Seluruh taman di Jakarta, terutama yang buka 24 jam, bakal dipelototi lebih ketat. Kamera pengintai alias CCTV akan dipasang untuk memastikan fasilitas umum tidak lagi dipakai buat urusan “syahwat” terselubung.

“Semuanya akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu,” ujarnya singkat.

Temuan di lapangan memang memprihatinkan. Di Taman Kota Cawang, bungkusan alat kontrasepsi berwarna merah hingga gel pelumas bekas pakai ditemukan tergeletak begitu saja.

Tak hanya itu, tisu basah bermerek ‘Magicmax’ dan botol minuman keras (miras) yang masih tersisa isinya juga terselip di sela-sela batang pohon. Pemandangan kumuh ini menjadi rapor merah bagi pengawasan taman kota di Jakarta.