Cristiano Ronaldo dari Al Nassr merayakan gol pertama dalam pertandingan Liga Pro Saudi antara Al Nassr dan Al Raed di Stadion Al Awwal Park pada 22 Agustus 2024 di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: Yasser Bakhsh/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, mengakui timnya harus bekerja ekstra untuk bersaing dengan Al Hilal yang dinilainya memiliki kekuatan finansial lebih besar di Saudi Pro League.
Pernyataan itu disampaikan usai kemenangan 2-0 Al Nassr atas Al Fateh, Sabtu, yang sekaligus menandai kembalinya Cristiano Ronaldo ke dalam skuad setelah sempat absen dua laga liga. Kemenangan tersebut menjaga Al Nassr tetap menempel ketat pemuncak klasemen.
“Saya pernah berada di Al Hilal, jadi saya tahu seperti apa situasinya. Mereka punya kekuatan ekonomi lebih besar. Itu hal yang normal,” ujar Jorge Jesus dilansir dari ESPN, Selasa (17/2).
Menurutnya, perbedaan sumber daya finansial membuat Al Nassr harus mencari cara lain untuk tetap kompetitif. Ia menegaskan bahwa tugasnya sejak direkrut musim panas lalu adalah memperkecil jarak dengan Al Hilal dalam perolehan poin dan trofi.
“Kami sadar akan kesulitan ini. Kami melawan tim dengan kekuatan ekonomi lebih besar, bukan berarti kekuatan olahraga mereka lebih besar,” katanya.
Jorge Jesus sebelumnya sukses membawa Al Hilal meraih gelar liga, Piala Raja Arab Saudi, dan Piala Super pada 2024. Kini ia memimpin Al Nassr dengan target meraih gelar domestik yang belum berhasil didapatkan sejak kedatangan Ronaldo pada Desember 2022.
Meski memiliki Ronaldo sebagai ikon tim, Al Nassr dinilai belum mampu menandingi belanja besar rivalnya. Ronaldo sendiri belum meraih trofi mayor bersama klub tersebut, meski dua musim terakhir menjadi top skor liga dan saat ini berada di posisi kedua daftar pencetak gol, tertinggal dua gol dari Ivan Toney.
Al Nassr kini berada di posisi kedua klasemen, terpaut satu poin dari Al Hilal. Jorge Jesus menegaskan timnya bertekad mempertahankan persaingan hingga akhir musim.
“Kami ingin tetap dalam perburuan gelar sampai akhir. Dalam beberapa musim terakhir, jaraknya terlalu jauh. Tahun ini kami tidak ingin itu terulang,” ujarnya.














