Redaksi Inilah.com menerima surat Hak Jawab dan Koreksi dari Wakil Ketua Umum AMPI, M. Arief Rosyid, terkait pemberitaan berjudul “Loyalitas Bablas Arief Rosyid, Doktrin Salah pun Dibela, Dinilai Cederai Akal Sehat” yang dimuat pada 7 Januari 2026.
Pemuatan Hak Jawab ini merupakan bentuk tanggung jawab Inilah.com dalam menjalankan fungsi pers sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik untuk memenuhi prinsip keberimbangan (cover both sides) serta menindaklanjuti Risalah Penyelesaian Dewan Pers.
Berikut adalah naskah lengkap Hak Jawab dari M. Arief Rosyid tanpa ada pengurangan:
Sehubungan dengan pemberitaan yang dimuat oleh Inilah.com pada Rabu, 7 Januari 2026, dengan judul “Loyalitas Bablas Arief Rosyid, Doktrin Salah pun Dibela, Dinilai Cederai Akal Sehat”, saya, M. Arief Rosyid, merasa perlu menyampaikan Hak Jawab sebagai bagian dari edukasi publik dan pelurusan fakta demi menjaga kualitas demokrasi.
1. Esensi Loyalitas dan Marwah Organisasi
Pernyataan yang menjadi basis pemberitaan tersebut saya sampaikan dalam sebuah forum internal Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Saya menyadari bahwa video tersebut kemudian tersebar ke ranah publik melalui media sosial. Secara sadar, saya mengemukakan sikap ‘tegak lurus’ kepada pimpinan partai, sekalipun dalam posisi yang dinilai keliru oleh pihak luar.
Hal ini perlu dimaknai secara jernih sebagai prinsip dasar dalam berorganisasi: bahwa membela marwah pemimpin adalah sebuah keharusan demi menjaga soliditas dan marwah institusi. Loyalitas dan militansi adalah energi utama yang menggerakkan roda organisasi politik mana pun.
2. Koreksi atas Narasi yang Menyesatkan
Saya menyayangkan narasi yang dibangun oleh redaksi Inilah.com yang menambahkan frasa bahwa pernyataan tersebut “mencederai akal sehat” dan menjadi “bumerang”. Penggunaan diksi tersebut bersifat opini menghakimi dan tidak akurat dalam menggambarkan konteks pernyataan saya. Inilah.com juga telah keliru dalam mengutip pandangan pengamat politik Adi Prayitno.
Pernyataan asli Saudara Adi Prayitno justru menekankan bahwa sikap militansi tersebut adalah hal yang lumrah dan merupakan keharusan dalam dinamika partai politik, serta menganggap perbedaan pandangan antara kader dan publik sebagai hal yang wajar dalam demokrasi.
3. Penegakan Etika Jurnalistik
Upaya permohonan Hak Jawab ini saya tempuh bukan sekadar untuk membela diri, melainkan untuk mengingatkan media agar tetap patuh pada kode etik jurnalistik, terutama dalam hal akurasi dan keberimbangan informasi. Pers memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk persepsi publik tanpa harus mendistorsi fakta dengan opini yang menyudutkan.
Oleh karena itu, selain Hak Jawab ini, saya juga telah, pada 8 Januari 2026, segera memohon Hak Jawab kepada Inilah.com. Namun, redaksi Inilah.com menyarankan untuk mengirim gugatan ke Dewan Pers – yang juga telah saya tempuh segera setelah konfirmasi redaksi Inilah.com tersebut.
4. Penutup dan Pembelajaran Bersama
Insiden antara saya dan Inilah.com pada akhirnya menjadi momentum pembelajaran bersama. Pers, bagaimanapun, adalah salah satu pilar utama demokrasi yang harus selalu kita kawal dan awasi kinerjanya. Kualitas demokrasi kita sangat bergantung pada kualitas informasi yang disajikan oleh media. Saya menghargai redaksi Inilah.com, serta akan terus menjalin silaturahmi yang baik dengan Inilah.com dan kawan-kawan media di manapun berada. Mari kita bersama-sama merawat ruang publik dengan narasi yang sehat, jujur, dan edukatif. Demikian Hak Jawab ini saya sampaikan untuk dimuat secara utuh sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.
Jakarta, 8 Februari 2026.
M. Arief Rosyid.













