Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana Sumatera, Cak Imin Ingin Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak

Reyhaanah Medium.jpeg

Kamis, 8 Januari 2026 – 13:14 WIB

 Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (kiri) dan Menteri UMKM Maman Abdurahman menyampaikan keterangan usai rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Foto: Antara/Andi Firdaus)

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (kiri) dan Menteri UMKM Maman Abdurahman menyampaikan keterangan usai rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/11/2025). (Foto: Antara/Andi Firdaus)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pascabencana. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatera.

Pokja tersebut, resmi mulai bekerja sejak 9 Desember 2025, setelah masa tanggap darurat bencana Sumatera berakhir. Cak Imin menegaskan, proses pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada rehabilitasi fisik semata, tetapi harus segera diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program dan langkah pemberdayaan pascabencana ini kita bentuk melalui Pokja Pemberdayaan Pascabencana. Kita sudah mulai bekerja pasca tanggap darurat sejak 9 Desember di Sumatera Barat,” kata Cak Imin di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Ia menekankan, tahapan recovery, rehabilitasi, dan rekonstruksi harus dimulai dengan langkah-langkah konkret yang menyentuh langsung sumber penghidupan warga terdampak.

“Kita bertekad bahwa pemulihan pascabencana dimulai dengan pemberdayaan. Ekonomi masyarakat harus segera bergerak agar mereka bisa bangkit secara mandiri,” tuturnya.

Sebagai contoh, Cak Imin menyoroti potensi penguatan ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan, seperti produksi kopi di Bener Meriah dan wilayah Gayo. Menurutnya, sektor tersebut dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Dalam pelaksanaannya, ia menjelaskan Pokja Pemberdayaan Pascabencana akan melibatkan lintas kementerian agar program berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dalam konteks inilah kami bersama Menteri Sosial, Menteri UMKM, Menteri P2MI, Menteri Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi akan mendorong seluruh program yang kita miliki agar Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh segera pulih dan bangkit secara ekonomi,” jelas Cak Imin.

Pemerintah berharap, langkah kolaboratif tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi daerah pascabencana.