Tangis Jackie Chan Pecah Melihat Anak-anak Korban Tragedi Gaza

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 2 Januari 2026 – 04:15 WIB

Aktor laga legendaris dunia, Jackie Chan. (Foto: Pinterest)

Aktor laga legendaris dunia, Jackie Chan. (Foto: Pinterest)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aktor laga legendaris dunia, Jackie Chan, tak kuasa menahan air mata saat dihadapkan pada realitas brutal yang menimpa anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Ikon seni bela diri yang biasanya tampil jenaka dan tangguh ini tampak terguncang hebat setelah menyaksikan sebuah video yang mengungkap ongkos kemanusiaan dari agresi dan pengepungan yang terus berlangsung di wilayah kantong tersebut.

Pemicu emosional Chan berasal dari sebuah video viral yang memperlihatkan seorang anak Palestina melontarkan pertanyaan retoris yang menyayat hati: “Apa yang akan kamu lakukan saat besar nanti? Anak-anak di sini tidak pernah sempat tumbuh dewasa.”

Menurutnya, satu kalimat tersebut cukup untuk menghancurkan hatinya. Pernyataan sang anak mencerminkan ribuan masa depan yang “dicuri” akibat hidup di bawah ancaman bombardir konstan, ketakutan, dan deprivasi.

Dalam responsnya, Chan menegaskan bahwa anak-anak Gaza kini kehilangan hak asasi yang paling mendasar: hak untuk menikmati masa kanak-kanak. Ia mengungkapkan kesedihan mendalam atas penderitaan harian—mulai dari kematian, cedera fisik, trauma, hingga kelaparan—yang harus ditanggung oleh bocah-bocah tak berdosa akibat konflik yang berkepanjangan.

Tidak hanya mengungkapkan kesedihan, Jackie Chan juga menyerukan pesan politik kemanusiaan yang kuat. Ia mendesak komunitas internasional untuk “bangun” dan melihat realitas di Gaza.

Chan meminta masyarakat dunia untuk berdiri membela hak-hak anak dan berani bersuara melawan ketidakadilan yang dihadapi anak-anak Palestina. Ia menekankan bahwa kebisuan di tengah penderitaan semacam itu hanya akan memuluskan jalan bagi kejahatan lebih lanjut terhadap warga sipil.

Reaksi emosional Chan ini muncul di tengah rentetan laporan dari berbagai organisasi hak asasi manusia yang mendokumentasikan kondisi katastrofik di Gaza. Laporan-laporan tersebut menyoroti serangan udara tanpa henti, kehancuran sekolah dan rumah sakit, serta blokade yang memicu kelangkaan makanan dan obat-obatan.

Respons sang aktor dengan cepat menjadi viral di media sosial, memicu diskusi global baru mengenai krisis kemanusiaan di Palestina. Banyak netizen memuji keberanian Chan menggunakan platform dan status internasionalnya untuk mengamplifikasi suara mereka yang tak terdengar, serta memperkuat desakan global untuk segera mengakhiri kekerasan dan melindungi warga sipil.