Harga Makanan Mahal, Warga Pilih Bawa Bekal saat Liburan Tahun Baru 2026 di Ancol

syahidan.jpg

Kamis, 1 Januari 2026 – 13:26 WIB

Suasana liburan tahun baru 2026 di Ancol. (Dokumentasi: Inilah.com/ Syahidan)

Suasana liburan tahun baru 2026 di Ancol. (Dokumentasi: Inilah.com/ Syahidan)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Warga memadati kawasan Pantai Ancol, Jakarta Utara, untuk menghabiskan libur Tahun Baru, Kamis (1/1/2026). Sejak pagi, pengunjung dari berbagai usia terlihat memenuhi area pantai Ancol.

Pantauan di lokasi, banyak warga memilih duduk santai di atas tikar yang digelar di pasir. 

Sebagian pengunjung berteduh di bawah pepohonan. Sementara lainnya menggunakan payung untuk menghindari terik matahari. 

Barang bawaan seperti tas, botol minum, hingga bekal makanan terlihat diletakkan di sekitar tempat duduk mereka.

Sejumlah rombongan tampak datang bersama-sama dan menggelar tikar di area yang teduh. 

Salah satunya rombongan warga asal Tambun, Bekasi, yang memilih menikmati liburan dengan cara sederhana.

“Dari pagi sudah berangkat rame-rame. Di sini enak tinggal gelar tikar, anak-anak bisa main pasir pinggir-pinggir sini,” kata Yanti, warga Tambun, saat ditemui inilah.com di lokasi.

Suasana liburan tahun baru 2026 di Ancol. (Dokumentasi: Inilah.com/ Syahidan)
Suasana liburan tahun baru 2026 di Ancol. (Dokumentasi: Inilah.com/ Syahidan)

Memang, beberapa anak-anak tampak bermain di sekitar pantai, ada yang berlarian di pasir dan ada pula yang mendekati bibir pantai. Beberapa orang terlihat berjalan menyusuri area pantai.

Di kejauhan, wahana permainan air seperti balon apung berwarna cerah terlihat ramai digunakan pengunjung. Sejumlah tenda dan fasilitas pendukung juga tampak berdiri di sekitar kawasan pantai.

Yanti mengaku memilih Ancol karena mudah dijangkau dan bisa dinikmati bersama keluarga besar. 

“Ke sini gampang bisa naik kereta, kalau ramai-ramai begini lebih hemat. Bawa makanan sendiri, yang penting kumpul,” katanya.

Selain itu, menurutnya harga makanan di Ancol mahal sehingga mereka lebih pilih membawa makanan sendiri dari rumah. 

“Kalau di sini mahal-mahal mending bawa sendiri kan,” ucapnya.