Setelah hilang kontak sekitar sepekan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akhirnya bisa bertemu dengan keluarganya yang menjadi korban banjir di Aceh. Suasana haru mewarnai pertemuan yang menjadi akhir dari kecemasan panjang yang dialami keluarga Dedi selama ini.
Sejak 4 Desember 2025 lalu, Dedi sudah berada di wilayah Sumatra untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor. Selain membawa bantuan, tujuan lainnya adalah mencari keluarganya yang hilang kontak.
Setelah dua hari berkeliling memberikan bantuan di Sumatra, Dedi akhirnya tiba di Aceh dan langsung mencari keberadaan keluarganya. Momen haru pun terjadi ketika ia bertemu Teh Dedeh pada Sabtu (6/12/2025). Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Teh Dedeh terlihat menangis histeris sembari memeluk Dedi erat. “Nuhun Aa, ya Allah, hatur nuhun Aa,” ujar Teh Dedeh dengan suara bergetar.
Mengetahui keluarganya dalam keadaan sehat, Dedi merasa sangat lega. “Ya Allah alhamdulillah Aa,” kata Teh Dedeh. Dedi kemudian menanyakan kondisi mereka. “Sae teh?” ujarnya. “Sae alhamdulillah,” jawab Teh Dedeh.
Dedi menyebut, suami Teh Dedeh, Samsul Bahri, adalah mantan tentara di Aceh. Selain itu, Samsul diketahui pernah menjadi anggota DPRD Aceh. Keduanya telah lama bermukim di Aceh dan menjadi bagian dari komunitas setempat. Sebelum berangkat ke Aceh, Dedi mengaku belum mendapat kabar apa pun dari keluarganya.
Dedi Mulyadi dan keluarga besarnya memang sempat diliputi kecemasan setelah mengetahui bahwa saudaranya, Teh Dedeh, bersama suaminya Samsul Bahri dan anak-anak mereka, menjadi korban banjir.
Dorongan keluarga membuat Dedi memutuskan untuk turun langsung ke Aceh. “Kakak saya sudah nangis-nangis ‘kamu teh gubernur’ katanya. “Masa enggak bisa nolong saudara, enggak bisa dihubungi’,” ujar Dedi.
Hilangnya kontak dengan keluarga membuat keluarga di Jawa Barat merasa panik. Dedi menyampaikan, tekanan emosional terus meningkat seiring tidak adanya kabar dari lokasi bencana. Ia bahkan ditekan keluarganya untuk segera turun langsung ke Aceh agar situasi menjadi lebih jelas.
“Saudara saya sampai sekarang hilang kontak di Aceh. Saudara, mantan anggota DPRD Aceh, tentara,” kata Dedi pada Selasa (2/12/2025).
Kondisi ini semakin mendorongnya untuk bergerak cepat. Dedi kemudian memastikan bahwa ia akan berangkat ke Aceh pada Kamis (4/12/2025) bersama rombongan Pemprov Jawa Barat.













